Hari Kopi Sedunia, Ketahu「Indonesian Baccarat」i Sejarah Munculnya Kopi di Dunia

  • 时间:
  • 浏览:0

Kagum Indonesian Baccaratdengan penemuan Indonesian Baccaratini, Kaldi mengantongi buah itu dan bergegas pulang untuk memberi tahu istrinIndonesian BaccaratIndonesian Baccaratya.

Dalam rangka Hari Kopi Sedunia 2020, simak sejarah munculnya kopi di dunia.

Kopi diwariskan dari hutan kopi kuno di dataran tinggi Ethiopia, sejak berabad-abad lalu. Ada kisah tentang asal muasal kopi di sini.

Namun melansir NCA USA, kisah itu tidak muncul secara tertulis. Jadi sulit untuk mengetahui kebenaran kisah itu.

Legenda dari Yaman menceritakan bahwa dahulu mistikus sufi Yaman Ghothul Akbar Nooruddin Abu al-Hasan al-Shadhili sedang melakukan perjalanan melalui Ethiopia.

Kaldi menemukan kopi setelah dia memperhatikan bahwa setelah memakan buah beri dari pohon tertentu, kambingnya menjadi sangat energik.

Kopi tidak hanya dinikmati di rumah, tetapi juga di kedai kopi umum. Kedai tersebut berada di kota-kota di Timur Dekat atau Asia Barat Daya.

Lelah dari perjalanannya, dia memutuskan untuk mencoba buah beri ini untuk dirinya sendiri. Dia menemukan bahwa buah beri ini membuatnya lebih energik.

Kedai kopi dengan cepat menjadi pusat pertukaran informasi yang penting sehingga sering disebut sebagai "Sekolah Orang Bijak". 

Ilustrasi biji kopi di dalam karung goni.

KOMPAS.com – Kopi, minuman hitam yang mendunia ini mempunyai penikmatnya sendiri. Sampai ada Hari Kopi Sedunia yang jatuh setiap 1 Oktober.

Istrinya pun takjub dan menyebut temuan buah kopi itu sebagai "surga yang dikirim,". Istri Kaldi menyarankan untuk berbagi buah beri dengan para biarawan.

Pengetahuan tentang kopi dan kebiasaan minum kopi dari Arab ini mulai menyebar. Hal ini terjadi bersamaan dengan ribuan peziarah mengunjungi kota suci Mekah setiap tahun dari seluruh dunia.

Namun, ketika berbicara tentang kopi dan negara Arab maka di situlah kopi mulai dikenal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Konon penggembala kambing bernama Kaldi, pertama kali menemukan buah kopi saat sedang menggembala kambing.

Meski demikian, orang-orang percaya bahwa kebenaran dari cerita itu adalah penanaman kopi dimulai di Ethiopia.

Kaldi pun memberikan buah itu kepada biarawan setempat. Dari biarawan itu akhirnya kopi dikenal orang setempat.

Ilustrasi proses pembersihan biji kopi dari kotoran di Bener Meriah, Aceh.

Para pengunjung minum kopi sembari bercakap-cakap, mendengarkan musik, menonton, bermain catur, dan mengikuti berita. Layaknya agenda ngopi bareng di Indonesia.

Mengulik lebih jauh tentang kopi terdapat sejumlah kisah tentang asalnya. Tidak diketahui persis bagaimana atau kapan kopi ditemukan. Meski begitu, konon kopi pertama berasal dari Ethiopia, Afrika.

Melansir The Spruce Eats, ada juga kisah kopi yang datang dari Yaman.

Popularitas kedai kopi mengundang orang sering berkunjung untuk segala jenis kegiatan sosial.

Budidaya dan perdagangan kopi dimulai di Semenanjung Arab. Pada abad ke-15, kopi ditanam di distrik Yaman. Lalu pada abad ke-16 dikenal di Persia, Mesir, Suriah, dan Turki.

Dia bertemu dengan beberapa burung yang sangat energik. Burung tersebut memakan buah tanaman kelinci (dikenal di tempat lain sebagai tanaman kopi).

Baca juga: 7 Istilah dalam Icip Kopi, Ada Acidity dan Aftertaste

Meskipun ada beragam catatan sejarah kopi dari abad ke-9 dan sebelumnya, bukti paling awal yang dipercaya bahwa kopi berasal dari Ethiopia. Kopi sampai ke Yaman karena diimpor ke negara ini.