Demo Besar di Tunisia, 2.000 Orang 「888 Live Casino」Protes Kudeta Presiden Kais Saied

  • 时间:
  • 浏览:0

B888 L888 Live Casinoive Casinoeberapa pedemo ber888 Live CasinoTeriak "Keluar, keluar", mengulangi slogan protes yang dimulai pada Desember 2010, dan memuncak pada pengunduran diri diktator Tunisia Zine El Abidine Ben Ali pada 14 Januari 2011, setelah 23 tahun berkuasa.

Unjuk rasa di ibu kota Tunis itu adalah yang terbesar sejak Kais Saied memecat Perdana Menteri Hichem Mechichi pada 25 Juli, menangguhkan parlemen, dan memberi dirinya kekuasaan yudisial.

Presiden Tunisia Kais Saied melakukan perebutan kekuasaan setelah terjadi kebuntuan politik selama berbulan-bulan, dan pandemi Covid-19 yang semakin memperburuk kesulitan ekonomi serta sosial negara.

TUNIS, KOMPAS.com - Demo Tunisia dengan jumlah massa besar pecah setelah 2.000 orang berunjuk rasa pada Minggu (26/9/2021). Mereka memprotes kudeta yang dilakukan Presiden Kais Saied.

Para partisipan demo Tunisia yang mengibarkan bendera negara berkumpul di luar teater kota di Tunis, jauh sebelum demonstrasi dimulai, dan meneriakkan slogan-slogan untuk membela piagam nasional 2014.

Massa besar bersorak atas kebijakannya di seluruh negeri pada saat itu, tetapi suasananya berbalik pada demo Tunisia hari Minggu.

"Konstitusi, kebebasan, dan martabat bangsa," teriak para demonstran dikutip dari AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Satu Lagi Warga Tunisia Tewas Bakar Diri ala Bouazizi di Arab Spring

Kais Saied pada Rabu (22/9/2021) kemudian mengumumkan langkah-langkah luar biasa yang memungkinkan dia memerintah dengan dekrit.

Mobil lapis baja, van polisi, dan penghalang logam dipasang untuk mengontrol akses ke berbagai area.

Mereka juga menuntut persatuan nasional melawan populisme dan menyerukan berakhirnya rezim Kais Saied.

Pasukan keamanan kemudian dikerahkan dalam jumlah besar di sepanjang Bourguiba Avenue, yang membentang melalui jantung ibu kota.

Baca juga: Aktivis Arab Spring Tewas Bakar Diri dalam Protes ke Pemerintah Tunisia