Baccarat Strategy Forum_Baccarat simple best strategy_Baccarat Forum_Indonesia Casino_Gaming Network

  • 时间:
  • 浏览:0

Pernah menyukai seseorang yang sulit untuk digapai karena dia terlalu sempurna untukmu? Mungkin kata-kata di atas relatable buat kamu. Kata-kata tersebut diambil dari novel perdana John Green, Looking for Alaska, yang dirilis pada tahun 2005 lalu.

“Aku adalah orang yang kikuk dan dia sangat cantik. Aku adalah orang yang sangat membosankan sedangkan dirinya begitu menarik. Jadi, aku kembali ke ruanganku dan berbaring di tempat tidur dan berpikir kalau manusia adalah hujan, aku hanyalah gerimis sedangkan dirinya adalah badai. “

Butuh referensi buat nggobalin gebetan atau pacar? Contoh saja quotes yang diambil dari novel Paper Towns ini. Saat si cewek bilang, kalau banyak hal biasanya terlihat lebih jelek kalau terlihat  dari dekat, tapi dengan sigap si cowok bilang kalau si doi tetap cantik, nggak ada jeleknya. Wah.. so sweet, ya?

Oh iya, sama seperti The Fault in Our Stars, novel ini juga sudah ada versi filmnya, lho. Film Paper Towns dirilis pada tahun 2015 dan dibintangi oleh Cara Delevigne dan Nat Wolff.

Kutipan yang terakhir ini diambil dari novel karangannya berjudul Turtles All The Way Down yang diterbitkan pada bulan Oktober tahun 2017. Kata-kata di atas emang nggak menyinggung soal cinta, tapi mungkin relatable buat kamu yang sedang merasa frustasi dalam menjalani hidup.

Kalau kamu merasa seperti itu, nggak apa-apa karena kamu nggak sendirian. Banyak orang di luar sana yang juga merasa demikian. Namun, jangan terlalu terpaku dan terpuruk karenanya. Ingatlah, keadaanmu yang sekarang tidak akan berlangsung selamanya karena kamu mempunyai kesempatan untuk mengubahnya.

Sekilas membaca kutipan di atas, kamu mungkin sudah mengerti benar apa yang dimaksud. Menyukai seseorang yang segalanya jauh di atasmu mungkin membuatmu berkecil hati. Saking merasa kecilnya, bahkan si tokoh mengibaratkan dirinya sendiri dengan sang pujaan hati bagai gerimis dan badai.

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Apakah kamu pernah merasakan hal yang sama seperti kutipan ini?

Pernah menonton The Fault in Our Stars? Film yang dibintangi oleh Shailene Woodley dan Ansel Elgort ini pernah booming di tahun 2014. Nah, film tersebut merupakan adaptasi dari novel John Green yang berjudul sama.

Masih ingatkah kamu bagaimana rasanya ketika sedang jatuh cinta? Perbuatan sekecil apa pun yang dilakukan oleh pujaan hatimu pastinya mampu membuatmu merasa bahagia, kan? Bahkan, mungkin hanya dikedipi saja bisa membuamu tertawa.

Apa saja? Yuk, baca kutipan-kutipan dari beberapa novel John Green di bawah ini.

Nah, itu dia kelima kutipan dari John Green yang bikin baper dan relatable. Kira-kira ada yang jadi favoritmu, nggak? Atau kamu punya quotes lain yang menarik dari penulis asal Amerika ini? Share di kolom komentar, ya!

Terlebih lagi jika kamu melihat senyumnya. Ada ungkapan yang bilang kalau senyum itu bisa mengalihkan dunia seseorang. Nah, kalau menurut John Green sih udah nggak mengalihkan dunia lagi, tapi efeknya bisa sedahsyat menghentikan peperangan atau menyembuhkan kanker. Kata-katanya mungkin terkesan bucin sih, tapi oke juga.

Ceritanya mengenai dua orang cewek-cowok pengidap kanker yang saling jatuh cinta. Sayangnya, si cowok harus menyerah kalah dari penyakit mematikan itu. Hal itu tentu saja membuat si cewek merasa begitu kehilangan. Saking sakitnya, dia bahkan sampai mati rasa.

Kalau kamu penggemar novel young adult, mungkin nggak akan asing lagi sama John Green. Penulis asal Amerika ini memang telah melahirkan banyak karya yang digandrungi banyak anak-anak muda di banyak negara, termasuk Indonesia. Selain karena ceritanya yang menarik, pun banyak kata-kata dari novel tersebut yang bikin baper dan relatable.