Apa Bedanya Asam Jawa, Kandi「Roulette Law」s, dan Gelugur untuk Masakan?

  • 时间:
  • 浏览:0

BentRoulette Lawuk Roulette Lawasam jawa yang biasa ditemukan umumnya beruRoulette Lawpa daging buah asam yang sudah direbus, kemudian dibentuk menjadi semacam pasta padat.

Lalu apa perbedaan dari asam jawa, asam kandis, dan asam gelugur?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com - Asam memiliki berbagai macam jenis di Indonesia. Seperti namanya, asam digunakan untuk memberikan cita rasa asam pada makanan.

Baca juga: Resep Asem-asem Daging Sapi, Pakai Asam Jawa dan Belimbing Wuluh

Namun, ada tiga jenis asam yang paling banyak digunakan dalam masakan Indonesia. Ketiganya asalah asam jawa, asam kandis, dan asam gelugur.

Baca juga: Resep Ikan Asam Padeh, Hidangan Berkuah dari Padang Tanpa Santan

Selain sebagai perisa, dapat juga digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Meski bukan merupakan tanama asli tanah Jawa, namun saat ini Indonesia menjadi salah satu produsen yang paling potensial.

Dikutip dari buku "Sehat dengan Rempah dan Bumbu Dapur" (2016) karya Made Astawan yang diterbitkan oleh PT Kompas Media Nusantara, asam Jawa memiliki nama latin Tamarindus indica.

Rempah yang satu ini sering digunakan untuk membuat sayur asam, gado-gado, tom yam, kare asam, berbagai makanan asam manis, selai, jus yang dicampur dengan gula aren, campuran jamu, dan untuk menghilangkan bau amis.

Asam jawa memiliki daging buah yang berwarna putih kehijauan saat masih muda. Jika sudah tua, warna daging buahnya menjadi cokelat.

Karena cukup terkenal dan sering digunakan, rempah yang satu ini pun memiliki banyak sebutan, misalnya celagi (Bali), camba (Makasar), asem (Sunda), acem (Madura), bage (Bima), mangga (Flores), asang jawa (Sulawesi Utara), dan asam bak meei (Aceh).

Kamu mungkin paling familiar dengan nama asam jawa. Meski namanya asam jawa, tetapi jenis asam ini aslinya berasal dari Afrika.