Gambling terms_21 o'clock online_Bodog Sports_Foreign betting platforms

  • 时间:
  • 浏览:0

UBettingntuk itu dibutuhkan penBettinggetahuan mengenai metode pengolahan limbah di rumah. Sampah bukan hanya dibuang pada tempatnya, melainkan kita wajib tahu pengolahannya hingga tempat daur ulang dari sampah tersebut. Lantas bagaimana pengolahan sampah berbahaya yang tak boleh sembarang dibuang? Berikut ini ulasannya.

Nah itulah, jenis-jenis sampah yang memerlukan penanganan ekstra. Mulai sekarang yuk Bettingcoba untuk lebih teliti dalam memilah limbah rumah tangga. Setidaknya sekecil apa pun upaya yang kamu lakukan, dapat meminimalisir dampak negatif di kemudian hari.

Banyak cara untuk mengolah limbah skincare tak terpakai. Pertama, kamu bisa mengalihkan produk perawatan wajah yang tak cocok menjadi skincare tubuh. Misalnya produk serum atau essence yang tak berefek di kulit wajah bisa dijadikan campuran pada produk body lotion.

obat-obatan kirim ke apotek untuk daur ulang | Credit: Volodymyr Hryshchenko via unsplash.com

Layaknya lampu yang berfungsi, rangkaian terrarium dari lampu bohlam bisa digantung di bagian plafon ruangan dengan memasang tali pada ujungnya. Untuk barang berbahan kaca dengan ukuran besar, kamu bisa menaruhnya dalam kardus sebelum dibuang pada tempat pengelolaan sampah. Jangan lupa untuk tuliskan di atas kardus bahwa barang mudah pecah.

Pilihan lain sebelum membuang kamu bisa menjual barang tersebut secara preloved. Kemudian kembalikan kemasan produk yang sudah digunakan ke brand kecantikan yang punya program daur ulang. Beberapa diantaranya, The Body Shop, Kiehls, Innisfree, dan Sensatia Botanicals.

Cat, pelapis noda, pernis ialah bahan berbasis minyak yang memenuhi syarat sebagai limbah berbahaya rumah tangga (B3) karena kandungan kimianya. Jangan-jangan buru-buru buang cat sisa atau cat lama ya. Misal cat lateks yang masih tersisa sebenarnya dapat dicampur sebagai lapisan cat dasar. Pastikan cat disimpan dengan tutup yang rapat.

Termasuk limbah B3 yang mudah meledak | Credit: Christian Allard via unsplash.com

Meskipun sudah banyak edukasi tentang pentingnya membedakan jenis sampah, tetapi tanpa disadari kita masih sering kurang jeli untuk memilahnya. Padahal, ada beberapa jenis sampah berbahaya yang harus benar pengolahannya untuk meminimalisir dampak buruk di kemudian hari.

Lampu bohlam yang terbuat dari bahan kaca jika dibuang secara sembarangan akan membahayakan. Untuk itu sebaiknya diubah menjadi sesuatu yang bisa bernilai tinggi. Cabut perangkat listrik yang terdapat dalam bohlam dan ganti isinya denga media tanaman terrarium.

Limbah elektronik pada umumnya mengandung logam berat seperti kadmiun dan timah, yang berarti alat elektronik tak bisa begitu saja dibuang ke tempat sampah. Mengutip dari compareandrecycle, setidaknya 80 persen limbah elektronik dunia masih ada sedangkan hanya 20 persen yang mampu didaur ulang.

Limbah B3 diartikan sebagai suatu buangan yang sifatnya beracun dan berbahaya, sehingga penting untuk mengetahui jenisnya sebelum kamu memutuskan untuk membuang. Bahan-bahan yang termasuk limbah B3 seperti yang disebutkan di atas karateristiknya mudah meledak, bersifat reaktif, beracun, menimbulkan infeksi, serta korosif. Sebenarnya saat ini sudah banyak jasa pengolahan limbah B3, salah satunya yang terdapat di sekitar ibu kota, yakni lembaga Alektogreen Indonesia.

Dari awal kita sudah harus memahami sampah mana yang diletakkan ke dalam bak organik dan nonorganik. Cobalah sontek pengolahan sampah di Jepang yang mengedepankan prinsip 3R, yakni reuse, reduce, dan recycle. Jadikan daur ulang pilihan pertama sebelum memutuskan untuk membuang sampah.

Tahukah kamu kalau limbah rumah tangga adalah salah satu penyumbang sampah terbesar di dunia ini. Jadi sebelum ikut bermacam-macam campaign atau pergerakan cinta lingkungan, ada baiknya kita semua memperhatikan sampah-sampah terdekat yang kita hasilkan sendiri di rumah. Jika benar-benar diamati, kamu mungkin akan terkaget-kaget dengan banyaknya sampah jenis organik maupun anorganik yang kita ‘produksi’ tiap harinya.

Untuk mengolahnya, pertama bisa pisahkan baterai dengan limbah yang lain, kemudian pasang selotip bening yang tak konduktif di kedua ujungnya. Terakhir tempatkan baterai bekas dalam plastik atau wadah khusus. Jika sudah mengetahui tempat pengolahan limbah B3 terdekat kamu bisa mengirim baterai tersebut sebagai langkah pencegahan.

Cara membuang batu baterai yang tepat | Credit: John Cameron via unsplash.com

Kemasan skincare juga bisa disumbangkan ke tempat tertentu. Namun, sebelumnya mulailah untuk membersihkan bagian dalam botol hingga melepaskan label kemasan produk. Apabila sudah bersih, bisa menghubungi perusahaan sosial daur ulang Waste4Change yag sudah beropreasi sejak 2014.

Penanganan khusus produk skincare | Credit: Elsa Olofsson via unsplash.com

Namun, bukan berarti tak ada cara untuk mengolahnya. Limbah cair rumah tangga berupa obat-obatan ada yang justru bermanfaat bagi tanaman tanpa harus membuangnya ke fasilitas limbah B3. Salah satunya, vitamin B1 yang dapat meningkatkan proses metabolisme dalam jaringan tanaman. Untuk jenis termometer yang rata-rata mengandung 500 miligram merkuri dapat dikumpulkan ke tempat pengolahan limbah berbahaya terdekat. Gunakan situs web EPA atau earth911.com.

Beberapa hal ini perlu dihindari ketika memutuskan untuk membuang cat sisa, diantaranya:

Salah satu bahaya limbah rumah tangga berupa obat-obatan ialah disalahgunakan, selain itu bahan kimia di dalamnya mempunyai efek buruk bagi lingkungan. Seperti jenis antibiotik, antiseptik, antivirus dan anti cacing jika sampai ke tanah akan menumbuhkan banyak mikroorganisme yang mengancam kehidupan hewan di dalamnya.

Terbilang praktis dan bisa dibawa kemana-mana, tetapi jika dibuang dengan cara yang salah justru menimbulkan petaka. Pasalnya sisa cairan dalam korek gas jika diletakkan di ruangan terbuka dan terkena panas matahari bisa meledak secara tiba-tiba, lo. Maka kamu bisa cari alternatif lain menggunakan korek api atau jika sudah terlanjur bisa berikan kepada pengepul korek gas dan kemudian diisi ulang kembali. Tips terbaik untuk membuang limbah yang satu ini dengan mengirimnya ke tempat pegolahan limbah B3 terdekat.

Pengolahan limbah rumah tangga | Credit: Nareeta Martin via unsplash.com

Baterai termasuk limbah rumah tangga yang sukar terurai, terdapat kandungan logam berat seperti alkali, seng, nikel dan alumunium yang berbahaya jika mengendap terlalu lama di tempat sampah. Perlu sedikitnya 30 tahun untuk menetralisir kandungan di dalam baterai. Jika dibuang sembarangan, logam tersebut akan mencemari tanah dan membahayakan kesehatan manusia.

Hal ini disayangkan, sebab pembuangan sampak elektronik berkontribusi pada polusi udara dan air. Sama halnya dengan skincare beberapa brand besar elektronik juga menyediakan jasa daur ulang untuk barang elektronik lama, seperti Apple dan Samsung. Cara lainnya, kamu bisa menyumbangkan barang elektronik ke mall rongsokan terdekat.

Limbah cat jangan langsung dibuang | Credit: russn_fckr via unsplash.com