Gaming Network_bet365 alternate URL_Indonesia Lottery Loopholes_Indonesia online casino site

  • 时间:
  • 浏览:0

Kamu: “Eh buFootball betting companyseFootball bettiFootball bettiFootball betting companyng companyng companyt, nggak gitu juga, kalik!”

Bukan cuma urusan agama, banyak hal yang bisa menjadikan kamu dan pasanganmu berbeda. Latar belakang budaya, kebiasaan, sifat, hingga hobi dan cara berpikir. Perbedaan tak melulu berujung konflik selama bisa menyikapinya dengan kepala dingin.

Cowok: “Oke, aku jemput jam 5, ya”

Inilah keunikan hubungan beda agama. Permasalahan yang tadinya bisa jadi sumber friksi, bisa melebur jadi bahan candaan. Seni hubungan beda agama memang berbeda.

UDAH GITU AJA???

Pacar: “Udah, nggak apa-apa. Tenang, aja! Nanti pasti ada jalan keluarnya kok”

Akan mudah menemukan pasangan beda agama di sekitarmu; tetangga, teman, atau bahkan keluargamu sendiri. Bisa jadi mereka juga merasakan kegalauan yang kamu rasakan meskipun akhirnya mereka memilih bertahan hingga akhirnya menikah.

Memilih pacar atau pendamping hidup bukanlah perkara sederhana. Pasalnya, kamu harus meyakinkan dirimu sendiri bahwa pilihanmu memang tepat. Keluarga dan orang-orang disekitarmu tentu berhak memberikan pendapat atau nasihat yang baik untukmu. Namun, bukankah kamu yang akan menjalani dan bertanggung jawab pada pilihanmu sendiri?

 “Maacih…tapi aku nggak minum”

Sekali lagi, pilihan tetap ada di tanganmu. Kamu layak untuk masak-masak memikirkan pilihan yang akan kamu ambil. Sisanya, kamu juga harus siap menerima segala konsekuensi dari pilihanmu sendiri.

Berbeda dengan ajaran agamanya, babi termasuk makanan haram menurut agamamu. Meskipun tak harus ikut menyantapnya, kamu tetap merasa…

…dan suasana pun mendadak canggung…

Walau bisa ketawa-ketawa, sesungguhnya hatimu sakit waktu melihat pasangan menunggu di luar saat kamu sedang beribadah. Iri rasanya saat melihat pasangan yang bisa beribadah berdua.

Apa aja, asal jangan nyembah Justin Bieber sambil nyanyi “Never Say Never”!

Pacar: “Kok kamu nggak ke gereja?”

Maaf sodara-sodara, dikarenakan lagi jatuh cinta, sementara untuk urusan beda agama kita kesampingkan dulu ya!

Pacar: “Siap! aku tunggu diluar aja, ya! Hehehe”

Gimana? Apakah kamu termasuk pelaku komitmen beda agama yang mengalami hal-hal di atas? Nah, buat kamu yang mungkin sekarang sedang bimbang, semoga segera tercerahkan, ya! Semoga kehidupan cintamu selalu berbahagia…