Bali Casino_Roulette Law_Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0

SBBBaccarat registrationaccarat regBaccarat registrationistrationaccarat registrationaat kamu mencapai usia layak nikah, pertanyaan tentang masa depanmu bukan cuma jadi ranah hati dan pikiran kamu. Tapi, juga jadi kepentingan orang-orang terdekatmu. Buat mereka, kamu yang udah lulus kuliah, kerja pun sudah lumayan mapan, “Apa coba yang ditunggu?” Belum lagi, orangtua mana yang nggak pengen cepat menggendong cucu.

Awalnya ditanya “Kapan nikah?” sih cuma bikin kamu senyum aja. Sampai lama-lama kamu pun mulai bosan, malas juga miris dan rasanya kamu ingin ngegas menjawabnya. Eits, sabar biar kamu tetap santai sama pertanyaan-pertanyaan itu, coba deh jawaban yang Hipwee sediakan ini.

Jodoh itu ada di tangan Tuhan, tapi pertanyaan “Nikahnya kapan?” itu ada di tangan semua orang. Mau itu orangtua, kakak, adek, om, tante, teman, atau bahkan kenalan… :'(

“Nunggu ada yang ngelamar nih…” Dengan hati yang rasanya teriris-iris sembilu, kamu sendiri berpikir siapa ya kira-kira yang mau ngelamar? hiks…

Biar gak makan hati doang pas ditanya “Kapan nikah?”, baiknya kamu kasih jawaban yang sama telaknya. Ya, nggak terlalu serius juga, yang penting bisa sama-sama nyentil kekepoannya itu. Bilang aja,

“Kalo cuma nyumbang 50.000 sih gak usah tanya-tanya gue kapan nikahnya.”

Kalau emang jodohnya udah ada dan pasti, siapa juga yang nggak mau cepat nikah? Cuma karena emang sekarang jodoh aja belom tahu di mana keberadaannya, jadi jawaban paling bijak saat kamu ditanya “kapan nikah” adalah,

Teman: *kapok nanya*

Nikah itu nggak murah, bahkan untuk mondar-mandir ke KUA aja butuh biaya. Makanya, kalau cuma sekedar ngeles aja, kamu bisa bengat jawab, “Masih ngumpulin modal, nih… Kan nggak mungkin tamunya cuma aku kasih kerupuk, nasi, garem sama air putih aja, emang kamu mau?”

“Iya nikahnya kapan-kapan aja deh. Tapi, pastinya kalau nggak hari Sabtu ya Minggu. Emang kamu mau dateng kalau nikahnya malam jumat?” hehehe…

Kamu sendiri pun ingin menikah dengan senatural mungkin. Menikah karena memang panggilan hati dan waktu yang sudah tepat. Jadi, sekali lagi kamu memohon, please jangan terus tanya kapan nikah ya…

Menikah itu hal yang paling sakral untukmu. Menikah juga bukan tentang siapa cepat dia yang dapat. Kalau orang bilang, dengan menikah kebahagian hidupmu bisa lebih lengkap. Kamu nggak perlu menelan itu mentah-mentah, karena toh kebahagian bisa didapatkan darimana saja. Bahkan kamu yang masih sendiri pun pasti tetap merasakan kebahagian. Kan kebahagian itu kamu yang menciptakan.

Kamu: “Nanti ya, kalau nggak hujan!”

“Jodoh aku masih disimpan sama Tuhan. Jadi, please jangan tanya lagi kapan nikah ya.”

Temanmu: “Dit, umur udah cukup. Karir sebagai penulis juga udah melejit. Terus, nikahnya kapan?

Dimana-mana acara nikahan itu ya emang kalau nggak Sabtu ya Minggu. Jadi nggak salah lah, kamu jawab pertanyaan nikah dengan,

Ibu: “Dhan, kapan kalian nikah?”

Kalau teman kamu pikirannya nggak sampai sama jawabanmu yang tingkat dewa itu, palingan dia cuma akan melongo atau bilang, “hubungan nikah sama hujan apa Dit?”

“Emangnya, kalau aku nikah. Kamu mau kasih kado apa?”

Mereka sebenarnya tahu, sampai detik ini kamu masih belum menemukan pasangan yang cocok. Tapi, ya mungkin juga mereka sebenarnya ingin medorong kamu untuk berusaha lebih maksimal menjemput jodoh yang disiapkan Tuhan. Hiks… sabar ya…

Hahaha… Dijamin cowok kamu mati kutu. Tapi, kalau dia cukup dewasa, kamu bisa berharap dia akan memberi jawaban yang cukup melegakan untuk kamu juga orangtuamu. Syukur-syukur kalau dilamar saat itu juga… ngarep dikit sah-sah aja kan.

“Iya, doain aja ya. Biar cepat nyusul.” Dalam hati, amin ya Allah, amin… *ngarep abis*

Kamu: Senyum sumringah, menoleh ke cowok kamu, “Sayang, aku kapan kamu lamar?”

Abis tanya terus sih, kan kamunya jadi tambah baper. Ya, udah akhirnya pertanyaan mereka kamu bawa bercandaan aja deh. Hehehe…

Kamu jomblo dan ditanya “kapan nikah?” rasanya tuh kayak dicubit pas banget di perut, yang sakitnya agak-agak menggelitik. Kesel sih, tapi nggak lucu juga kalau kamu marah cuma karena pertanyaan itu. Akhirnya dengan berbesar hati kamu cuma bisa jawab,

Karena hujan bisa membuat pesta pernikahanmu sepi tamu. Makanya banyak orang yang berusaha semaksimal mungkin mengendalikan cuaca, supaya nggak tiba-tiba hujan. Pantes aja pawang hujan bisa tiba-tiba laris manis pas musim kawinan. Pantes juga kalau Bang Raditya Dika punya jawaban jitu saat ditanya kapan nikah.

Bahkan, sebenarnya jodohmu sendiri sedang dicicil sama Tuhan. Nanti ketika lunas, baru deh dipertemukan sama kamu. Hehehe

Udah nggak kehitung pertanyaan “kapan nikah” keluar masuk kuping dan menusuk-nusuk kalbu. Sebenarnya kamu sendiri juga bosan sebosan-bosannya. Nah, daripada bete sendiri mending dibawa santai sama jawaban macam ini,

Kamu: “Ih, yakin banget bakal diundang sih kamu?”

“Iya, aku lagi nunggu ada nikah masal. Biar dana nikahnya gratissssss…” *Sambil senyum polos*

Ucapan adalah doa

Kalem ya…

Temanmu: “Ta, kapan nikah? undang-undang ya.”